SMK PGRI Muara Enim didirikan pada tahun 1984. Pendirian sekolah ini tidak terlepas dengan adanya kebutuhan akan Pendidikan Kejuruan di Kabupaten Muara Enim khususnya dan Bangsa Indonesia pada umumnya. Gagasan mendirikan sekolah kejuruan ini diawali dengan inisiatif guru-guru yang mengajar di sekolah teknik (ST) Muara Enim setingkat SMP. Pada saat ini siswa SMP yang berminat melanjutkan kesekolah kejuruan harus ke kabupaten Lahat atau SMK YPBA yang ada di Tanjung Enim.

Pada awal berdirinya SMK PGRI Muara Enim menempati lokal belajar milik SD negeri 7 Muara Enim yang berlokasi di Pelitasari kelurahan pasar II Muara Enim. Melalui perjalanan yang cukup panjang dan sulit pada tahun 1996 berdiri gedung sendiri milik SMK PGRI Muara Enim yang berlokasi di Jl. Pramuka III Lrg PGRI Kelurahan Pasar III Muara Enim (satu lokasi dengan SMP/SMA PGRI), sehingga proses belajar mengajar dapat terlaksana seperti yang diharapkan.

Kemudian pada tahun 2001 dengan bantuan yayasan, swadana dari orang tua dan bantuan Pemerintah Kabupaten Muara Enim berdirilah gedung bertingkat untuk ruang praktek (2 lokal) 1 ruang belajar dan 1 ruang lab. komputer. Dengan adanya prasarana ini kegiatan praktek bisa dilaksanakan ditempat sendiri. Pada tahun 2008 berdiri juga ruang kelas belajar 2 ruang bantuan dari Direktorat Pembinaan SMK, dan tahun 2010-2011 berdiri juga pembangunan ruang kelas belajar masing-masing 2 ruangan, tahun 2012 berdiri juga ruang praktik siswa bantuan dari Direktorat Pembinaan SMK.

Dalam kiprahnya di dunia pendidikan, mulai dari sejak berdirinya sampai dengan saat ini SMK PGRI Muara Enim telah berhasil mengukir banyak prestasi terutama pada lingkup kecamatan dan kabupaten, baik prestasi akademik maupun non akademik.

Dengan semakin majunya sekolah pada khususnya dan majunya dunia pendidikan pada umumnya, menyusun perencanaan/program sekolah untuk jangka waktu yang akan datang merupakan suatu keharusan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, untuk hal tersebut sekolah mencoba menyusun Rencana Kerja jarak Menengah (RKJM), dengan harapan kegiatan-kegiatan rutin sekolah dan kegiatan-kegiatan pengembangan sekolah dapat lebih terprogram dan jelas arah tujuannya.